Di tengah ketidakpastian global yang semakin kompleks, industri menghadapi berbagai dinamika dari hulu hingga hilir. Salah satu tantangan yang paling sering dijumpai adalah masalah yang terus berulang tanpa penyelesaian yang tuntas, akar permasalahan tidak pernah benar-benar diidentifikasi, sehingga terlalu banyak waktu dan energi terbuang untuk menangani hal yang sama berulang kali.

Menyadari urgensi ini, PT DAP mengambil langkah strategis dengan membekali para middle manager-nya melalui training dan diskusi intensif bertema PDCA (Planโ€“Doโ€“Checkโ€“Act) untuk Continuous Improvement. Kegiatan ini difasilitasi oleh Dr. Muhammad Asrol, STP., M.Si., dari Program Magister Teknik Industri, dan berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026, sebagai bagian dari rangkaian kerja sama antara PT DAP dan Binus Creates pada 18โ€“21 Mei 2026 di Binus Kampus Alam Sutera.


๐Ÿ’ก Tahukah Anda? Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masalah operasional di industri sebenarnya disebabkan oleh hanya 20% akar permasalahan yang sama โ€” namun karena tidak pernah ditangani tuntas, masalah tersebut terus muncul kembali dan menguras produktivitas.


Selama satu hari penuh, Dr. Asrol bersama para peserta mendiskusikan berbagai permasalahan nyata yang dihadapi di lingkungan kerja mereka, sekaligus menelusuri cara menemukan solusi yang tepat dan menyeluruh. Titik tekan utama dalam sesi ini jelas:

“Solusi tidak boleh berhenti pada level gejala. Setiap masalah harus diselesaikan hingga ke akar permasalahannya, barulah perbaikan yang sesungguhnya bisa terjadi.”


Pendekatan ini menjadi pembeda utama antara organisasi yang terus berkutat pada masalah lama dengan organisasi yang mampu tumbuh dan bersaing.


๐Ÿ”„ Siklus PDCA dalam Praktik

Plan โ€” Identifikasi masalah dan rancang solusi berbasis data Do โ€” Jalankan solusi secara terkontrol dalam skala kecil Check โ€” Evaluasi hasil secara objektif dan terukur Act โ€” Standardisasi solusi yang berhasil, lanjutkan siklus perbaikan

Suasana diskusi berlangsung sangat aktif. Seluruh peserta terlibat penuh dalam mengerjakan assignment, berdiskusi kelompok, dan mempresentasikan hasil analisis mereka. Pendekatan partisipatif ini mendorong setiap peserta untuk tidak hanya memahami kerangka PDCA secara konseptual, tetapi juga mampu mengaplikasikannya langsung pada tantangan yang mereka hadapi sehari-hari.


โœ… Yang Dipraktikkan dalam Sesi Ini

  • Mengidentifikasi masalah berulang secara sistematis
  • Menemukan root cause menggunakan pendekatan analitik
  • Merancang solusi yang bersifat preventif, bukan sekadar korektif
  • Mempresentasikan dan mendiskusikan hasil antar peserta


Di penghujung sesi, Dr. Asrol mengajak seluruh peserta untuk berkomitmen menerapkan prinsip-prinsip PDCA yang telah dipelajari, menjadikannya sebagai cara kerja yang melekat demi mendorong keunggulan bersaing PT DAP secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, Dr. Asrol didampingi oleh Fajar Kurniawan, Ph.D., praktisi sekaligus pengajar Teknik Industri di Binus University. Topik PDCA untuk continuous improvement ini secara rutin dibawakan di berbagai perusahaan manufaktur maupun jasa, dengan tujuan membangun budaya perbaikan yang sistematis dan berbasis data di seluruh lini organisasi.


๐ŸŽฏ Pesan Kunci Industri yang kompetitif tidak dibangun oleh teknologi semata, tetapi oleh manusia yang terus belajar, terus bertanya, dan tidak pernah berhenti memperbaiki diri.