The Evolution of Digital Supply Chains: Lessons Learned from Toyota, Tesla, and BYD
Rantai pasok digital merupakan tren yang tidak dapat dihindari dalam upaya memaksimalkan efisiensi dan produktivitas industri. Tren ini sejalan dengan disrupsi teknologi serta perkembangan implementasi Industri 4.0. Salah satu sektor yang paling merasakan dampak penerapan rantai pasok digital adalah industri otomotif.
Industri otomotif dunia berkembang sangat signifikan. Dalam satu abad terakhir, terjadi lonjakan perkembangan teknologi yang luar biasa, mulai dari produksi massal, lean production, hingga mobil listrik dan hibrida. Perkembangan tersebut turut dimotori oleh berbagai merek utama dunia, seperti Ford, Toyota, Tesla, dan BYD.
Sebagai program yang berfokus pada pengembangan keilmuan rantai pasok digital, Program Studi Magister Teknik Industri memandang aspek ini menarik untuk dipelajari sekaligus disampaikan kepada masyarakat. Melalui seminar yang diselenggarakan pada Sabtu, 22 Agustus 2025, Program Studi Magister Teknik Industri memaparkan berbagai pembelajaran penting serta langkah-langkah yang perlu diambil dalam menyikapi perkembangan rantai pasok digital di industri otomotif.
Seminar yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Teknik Industri, BINUS University ini menghadirkan pembicara dengan latar belakang keahlian di bidang rantai pasok dan keberlanjutan (sustainability), yaitu Prof. Firdaus Alamsjah. Beliau memiliki pengalaman mengajar yang luar biasa serta rekam jejak penelitian di bidang industri dan rantai pasok selama lebih dari 20 tahun. Seminar ini dimoderatori oleh Dr. Muhammad Asrol, S.T.P., M.Si., Ketua Program Studi Magister Teknik Industri, BINUS University.
Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 60 peserta dari kalangan profesional industri di berbagai bidang. Para peserta mengikuti seminar dengan antusias dan aktif menyampaikan pandangan mengenai perkembangan rantai pasok digital, khususnya di sektor otomotif.

Dalam pemaparannya, Prof. Firdaus Alamsjah menyampaikan bahwa perkembangan rantai pasok digital di industri otomotif hendaknya dimaknai sebagai peluang bagi bangsa Indonesia untuk berinovasi dan meningkatkan daya saing. Salah satu langkah untuk menjawab peluang tersebut adalah dengan meningkatkan kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.
Pada sesi penutup, Dr. Asrol turut menyampaikan bahwa peluang rantai pasok digital di sektor industri sangat terbuka lebar, namun tetap menuntut keterampilan yang mumpuni. Program Studi Magister Teknik Industri menyediakan fasilitas keilmuan di bidang rantai pasok digital beserta rekayasanya guna mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa.

Seminar ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara para peserta dan pembicara.

Comments :